Showing posts with label xyz. Show all posts
Showing posts with label xyz. Show all posts

January 16, 2014

Cerita hari ini : Tukang Taksi, dan Kartupos dari Jerman

Halo!

Hari ini, Rabu, 15 Januari 2014, dimulai dengan perwalian di pagi hari untuk menentukan jadwal kuliah semester depan. Di semester mendatang, entah lagi kerasukan apa, aku mengambil full 24 sks, yep liat saja nanti hasilnya gimana hahaha.

Setelah itu, hari ini setelah 5 hari teman-teman buleku datang ke Bandung, mereka minta dinter ke imigrasi untuk perpanjang visa karena ternyata mereka bakal di sini sampe bulan Maret (huaduh). Selesai urusan rebet yang ngga terlalu ribet di imigrasi, kita caw ke Istana Plaza, keliling-keliling cantik dan makan pagi-siang-malam yang disatuin di Hanamasa (hohohoho). Setelah kenyang kitapun mampir ke Setiabudi Supermarket buat beli matcha tea yang oke banget.

Cerita yang sesungguhnyapun baru dimulai dari sini.

Saat pulang dari Setiabudi Supermarket, kita nyetop taksi untuk nganterin temen-temenku ke hotel dan aku balik ke kosan. Kitapun menyetop sebuah taksi bermerk RinaRin* yang disupiri mas-mas kurus tapi agak trendi dan bisa sedikit berbahasa Inggris dengan baik. Selama 5 hari teman-temanku di sini aku memang jadi banyak naik taksi, dan tukang taksi di Bandung rata-rata ga ngerti Inggris sama sekali, jadi yang ini agak bikin kaget juga. Saat naik taksi, ada bunyi telepon genggam yang sepertinya datang dari dalam bagasi, dan di dalam taksi pun kita grasak-grusuk nyariin di manakah hp itu berada. Si tukang taksi berkata,

"Wah takutnya punya penumpang yang sebelum ini, kasian juga, coba tolong Mba dicek ada ngga di deket situ..."

Pas denger itu selama sepersekian detik aku berpikir si mas taksi ini mulia juga hatinya. Akupun bantu nyariin tapi ngga ketemu. Hingga tiba-tiba, saat aku rikues untuk berhenti sebentar di Indomaret buat beli minum dan pulsa, si mas nya bilang kalo buat nungguin ada fee nya sendiri. Terus aku tanya berapa, dia jawab 30rb. Gila aja 30rb buat nungguin 5 menit doang!! Terus aku protes, kenapa ngga argonya jalanin aja terus, aku kan cuman sebentar, dia bilang ngga bisa. Lalu aku bilang "Yaudah ajak keliling-keliling dulu temen saya sembari saya ke Indomaret" dia malah ketawa-ketawa aja. Sumpah bikin kesel banget nih tukang taksi dalem hati aku ngomel jadinya aku diemin dan memutuskan gajadi ke Indomaret dan langsung anter temenku ke hotel aja.

Sampe di hotel, harusnya dia anter langsung aku ke kosan, eh tapi dia lama-lamain dengan sok-sok nyari-nyari HP tadi, sampe aku kesel dan aku bentak,
"Mas cari HP nya nanti aja, anter saya dulu lah harusnya!"

Dia pun diem. Pas nganter pulang dia sok-sok akrab nanyain, tadi temennya siapa, orang mana bla-bla-bla, hingga masuk pada pertanyaan "Kuliah di mana?" aku jawab ITB, dia tanya "Jurusan apa?" aku jawab seni rupa, lalu dia dengan spontan nyeletuk "Wah SM ya?" terus aku kaget dia kok tau SM (seni murni), akupun jawab bukan karena aku jurusan kriya. Lalu muncul pertanyaan yang bikin kaget lagi, "Pak Primadi masih ngajar ngga?" Aku kaget banget kenapa nih supir taksi bisa tau dosenku yang kece banget waktu TPB ini... aku dengan heran jawab 'masih'. Akhirnya diapun bercerita kalo dulu dia juga kuliah di seni rupa ITB angkatan 2003 tapi ngga lulus karena ngga punya uang. Karena tadi keburu kesel sama nih tukang taksi, aku ngga memberi dia simpati dan cuma ber-oooh saja. Tapi dipikir-pikir miris juga nih orang nasibnya, pernah kuliah di institut terbaik bangsa (katanya, eh) tapi ujug-ujug jadi tukang taksi. Ya Allah, semoga nasibku nanti lebih baik dari si tukang taksi ini, amiiiin.

Cerita tukang taksi berakhir sampai di situ (sumpah ngga penting abis ya hahaha).

By the way, hari ini aku menerima postcard pertama dari Postcrossing! Yeeey. Yang belum tau apa itu postcrossing, coba dicek aja websitenya ya :D Dan kartupos pertama dari postcrossing ini datangnya dari Jerman..
Tulisannya bagus banget!!! Suka deh hohoho.. Dan setelah dicek ternyata yang ngirim bapak-bapak botak gitu hahaha. Tapi memang menerima kartupos atau surat itu rasanya menyenangkan sekali :D :D Aku mau kirim 2 kartupos untuk postcrossing lagi besok, yippiee!!

Yak sekian dulu cerita hari ini, nanti nulis lagi.

XoXo

Lily

July 27, 2013

Week goes by : Les Menjahit, Andy Schauf, dan Onky Alexander

This week is fine, and rather a fun week of holiday.

Kesibukan tidak terlalu padat tapi overall menyenangkan. Aku cukup produktif dalam hal berkarya dan bermain alhamdulilah :p Kesibukan yang belakangan ini aku tekuni adalah menjahit, yap sudah sekitar 3 minggu ini aku ikut kursus menjahit. Selama 3 minggu ini aku sudah menghasilkan 3 karya; rok span standar, keatasan (yang juga standar), dan sepotong baju anak (yang aku dedikasikan untuk anak sepupuku, Aira).

Pola-ing

sew-ing
my first mini dress for my little Aira :)
Selain itu, aku juga iseng mengumpulkan kain-kain bekas lalu aku potong kotak-kotak dan sedang aku coba untuk di quilt-ing. Ngga bisa bikin pola aneh-aneh hahaha taunya kotak-kotak doang, dan rencananya kalo udah banyak mau aku bikin rok (yang pasti sih super cool sekali :p)
scraps of fabric

sudah mulai disatu-satukan :)
Selain menjahit tentunya aku juga masih merajut, sekarang lagi aktif bikin kupluk meskipun sempat off karena menjahit dan juga karena malas :3

Minggu ini juga aku cukup sering hang out sama Mr. Andy Schauf (buat yang belum tau siapa itu Andy, please baca postinganku yang ini). Berlanjut dari ceritaku yang dulu, pada tahun 2012 si Andy sempat balik ke Amerika, tapi kemudian setelah menyelesaikan gelar masternya (di bidang matematika pasti), dia balik lagi ke Bandung.

Lanjut lagi cerita hang out bareng Andy. Senin kemarin aku diajak untuk masak-masak di kantornya Andy, Labmath yang kerennya berlokasi di Lawangwangi. Rupanya Andy ini kedatangan temannya dari Amerika, Josh dan pacarnya Meylin (well idk how to spell her name but well it sounds like this). Aku belum pernah ke kantor Andy sebelumnya, all I know is Lawangwangi dan setau aku itu adalah merupakan creative space gitu, bukan sarang matematikawan. Namun ternyata, ada gedung di sebelah the art space, dan itulah dia Labmath, masih terintegrasi dengan Lawangwangi sih, tapi dunianya mungkin lain haha. Pas masuk ke Labmath, it feels like I was in somehow design biro or something, tempat kerja yang menarik, desain interiornya sama sekali ngga terlihat seperti kantor yang 'sains' banget, cool. Aku lalu berkenalan dengan teman-teman sekantor Andy, ada Mei, Defri, Nunu, Luthfi, dan beberapa orang yang aku lupa namanya, serta si bule Belanda, Peter. Malam itupun luar biasa sekali karena kita diperbolehkan memakai dapurnya si cafe Lawangwangi dan kita masak-masak-masakan Mexico; quesadilla, guacamole, chips and salsa!
makan-makan

full team


Oh iya kemarin malam (Jumat) aku juga had a dinner lagi sama Andy dan 2 teman kantornya (Mei dan Peter). Rencana awalnya kita mau ke Curry House di Jl. Rajiman Bandung buat makan-makanan India (yang konon katanya all you can eat seharga IDR 65.000). Tapi karena ada insiden dengan ATMku dan aku ngga bisa ambil duit dan cuman ada 50ribu tersisa, akhirnya kitapun makan di Sunrise Cafe Dago.I never been there before, tapi ternyata tempatnya menarik juga, mereka jual makanan malaysian-indian-chinese gitu, and I love it. Bumbu kari nya luar biasa, nasi tomatnya enak, dan harganya juga ramah :D Oh iya sedihnya, hari ini (Sabtu, 27 Juli 2013), Andy bakal meninggalkan Indonesia dan terbang menuju Singapura, jadi ceritanya dia dapet beasiswa S3 di National University of Singapore, woah keren ya dia udah mau s3 lagi aja. Dan ya, dinner kemaren malem merupakan 'a little farewell party for him' (even though we all sure he will comeback because he is considering Bandung as is home now). Tadi malam selain makan kita ngobrol-ngobrol seru banget sampe ngga kerasa udah dini hari aja. Andy was in his 'high season' last night, ada quote yang berkesan banget,
"Hanging out more with kids so they are not turning into a complete ass hole."
Hahaha, ya Andy I will be a teacher and lecturer so I'll be hanging out a lot with kids :) Last night convos was totally random, kita ngomongin mimpi, musik, marriage, pendidikan, dan banyaak lagi, and they are all way older than me (Andy is 28, Peter is 37, and Mei.. I'm not sure but she is finishing her study so that's probably she is around 25 or 26). Biasanya aku ngga selalu merasa 'seumuran' aja ngobrol sama orang-orang yang lebih tua, tapi ini, I felt so young there, seriously I had nothing in my life comparing with them. Dan karena percakapan tadi malem full in English (Peter belum bisa berbahasa Indonesia), I was kinda 'blowing up' hahaha, my English is getting rotten after these years I think.

**********

Another random thing this week...

Aku buka puasa sama Rahadi sekitar 2 hari yang lalu. Iya ceritanya aku mau ngambil beberapa barangku yang ada di tempat dia, jadi sekalian aja makan dulu. Karena aku pengen banget makan perkedel jagungnya Warung Misbar yang di Jl. Riau, akhirnya kitapun kesana. Then I ate those delicious perkedel sambil ngga sengaja liar layar (di Warung Misbar emang selalu diputerin film-film jadul gitu), it was Catatan si Boy 1. Nonton CaBo (Catatan si Boy), mendadaka kupun tergila-gila sama pemainnya si Onky Alexander. Okay I know it that he is even older than my mother, tapi pas mudanya dia ganteng banget; those caramel skin tone, mulus face, gaya bad ass nya (kemeja bling-bling, kerahnya dikeatasin), tipikal yang rajin solat jago pacaran, hahahaha that's really my type dude! Akupun langsung searching-searching tentang om Onky and ending up downloading his films hahaha.


Hahaha so random, but I love him! Biarpun dulu ada gosip miring tentang dia (katanya usahanya bangkrut, terlilit hutang, lalu menikah dengan tangan kanannya Mba Tutut Soeharto yang 10 tahun lebih tua dari Om Onky sehingga memutuskan tali cintanya dengan sang aktris Paramitha Rusady). He slightly looked like my senior though, tapi tentunya Om Onky dalam kemasan yang lebih tempting hahaha. I even said this,
"Ngga pernah kebayang nikahin om om, tapi kalo omnya Om Onky Alexander ngga apa-apa deh..."
Haha please just laugh at me!

So, this week will be over soon. Aku menghabiskan weekend ini tentunya dengan bekerja seperti biasanya. Hari senin malam aku akan menuju Depok dan kemudian menjadi group leader untuk orientasi keberangkatan peserta AFS-YES nasional 2013-2014 (now I feel old haha) sampai dengan tanggal 3 Agustus mendatang dan kemudian baru pulang untuk berjumpa dengan Ibundaku hohoho.

Yaaa, I hope this week also a really good week for y'all!

Happy weekend!

xoxo Lily

June 29, 2013

Kerja Praktek

Ehh bukan maksudnya aku udah kerja praktek (well harusnya udah sih kalo aku masuk kuliahnya taun 2010), aku mau nulis tentang ini karena teman-teman manisku yang 2010 sedang pada sibuk merasakan yang namanya kerja; aku jadi berangan-angan dan memikirkan taun depan nanti aku kape gimana.

Aku kuliah di Fakultas Seni Rupa dan Desain, jurusannya kriya, spesialisasinya keramik. Oke, yang terbayang pasti aku bakalan kape di sebuah studio keramik, yaaa senior-seniorku juga semua pada kape di studio keramik, ada yang di bandung, jakarta, bali, jogja, aussie, tapi intinya di studio keramik, titik.

Aku entah kenapa, ngga pengen kape, bekerja, dan berkarir di studio keramik. Mau sih punya studio, tapi buat iseng doang.

Kemaren-kemaren ini secara random aku kepikiran buat kape di Papermoon Puppet Theatre di Jogja. Haha apaan tuh? Ya sesuai namanya mereka bikin teater boneka, tapi yang asiknya boneka dan settingnya bikin sendiri, ceritanya bikin sendiri, dan pertunjukkannya tanpa kata, jadi bahasanya dari gesture dan bunyi-bunyian ngga jelas, universal banget deh, mau kamu orang Finlandia juga bakalan ngerti nih teater bercerita tentang apa. Mereka ini keren banget, taun lalu dengan bonekanya berhasil tampil keliling Amerika, selain itu mereka juga udah ke negara-negara dan kota-kota lain di Indonesia, keren parah. Tanggal 15 Juni tahun lalu juga aku berkesempatan nonton pas mereka manggung di Bandung, and that was awesome. Yang menguntungkan sih, yang punya Papermoon ini temen baiknya bosku di Tobucil, jadi udah kenal, dan kesempatan keterima kape di sana terbuka lumayan. Yang jadi pertanyaan tinggal, boleh ngga yah aku kape di sana sama dosenku? Haha kan ga ada hubungannya sama keramik..

Lalu kemaren hasil random thinking lagi, aku memikirkan alternatif kape, "Bisa ngga ya aku kape di tempat dkv-dkv yang crafty gitu?" Oke, tempat dkv yang crafty maksud aku adalah studio grafis yang pengerjaannya manualnya lumayan banyak selain dijitalnya, misalnya yang bikin-bikin instalasi mix media pake macem-macem material gitu, atau aku kebayangnya siapa tau aku bisa sumbang-sumbang ide "eh gimana kalo pake rajutan? atau ada yang dijait, atau..atau.." haha ya namanya juga berkhayal kakaq. Aku udah agak nyari-nyari dan masih cuman stuck nemunya Thinking*Room doang dari dulu, ga ada alternatip, pengen sih di sana, tempatnya keliatan kece, tapi.... Okay in fact I really want to go there (alasan? hmm...). Tapi ya masih sama aja, boleh ngga sih aku kape di tempat yang kaya gitu?

Akhirnya berbekal penasaran aku tadi whatsapp si Madam Melinda yang sekarang lagi asek kape di sebuah studio di Jakarta. Aku tanya syarat tempat kape itu gimana, dan baiknya ia menjawab...
"Kasarnya ilmu yang kamu dapet di KP harus bisa jadi bahan TA kamu."
Jawabannya masih random, tapi kan artinya mungkin-mungkin aja aku kape di tempat yang tak terduga asalkan ilmunya masup, ya ngga? Dulu aja ada anak Surabaya jurusan desain interior yang kape di Tobucil dan dia ikutan semua kelas yang ada di sini, asik banget ngga tuh?? Padahal apa hubungannya misalkan ikut kelas merajut sama kuliah dia? Hm. Akupun makin bersemangat mencoba peruntunganku.

Tapi beda dengan di Papermoon yang kayanya sih bisa-bisa aja kape di sana asalkan ngomong jelas dan pasang senyum lebar, kata si Melinda, untuk kape di Thinking*Room agak sulit, mereka cukup selektif memilih yang mau kerja di sana. Mendengar kata selektif ini aku entah kenapa malah jadi tersentil mau coba, siapa tau ada hembusan angin segar di studio para desainer grafis itu dengan menghadirkan seorang crafter hahaha.. Kalo gini ceritanya aku harus bener-bener mengasah skill dan bikin porto yang bagus biar ga malu-maluin, seru juga kayanya :D

Terus tadi siang hasil ngobrol-ngobrol random sama Mas Tampan Destawan Subagyo (yang sesungguhnya baru kenal dan aku juga belum kenal-kenal banget) menghasilkan kemungkinan baru lagi, beliau bersabda,
"Kamu kerja di tempat saya aja."
"Saya mau bikin ah yang semacam Thinking*Room gitu, tapi bukan yang jual jasa kaya mereka, tapi yang ngehasilin produk.."
Aku malah diajak join bikin studio ha ha.

Tapi dari pikiran-pikiran dan obrol-obrolan yang tadi, sepertinya sesungguhnya masa depanku ngga suram-suram amat. Bidang pekerjaan kreatif sangat luas, dan networking juga lumayan sampe ada yang mau ngajak bikin studio.


Ah untung aku jadi anak FSRD.

June 2, 2013

My life and random thought

Hello. My name is Lily, I am 21 years old. And yes it is 21-twen-ty-one; not longer an adolescent, but I still feel pretty weird to call myself an adult. 21 years is not a short time to live, I've experienced so many things; pain, sick, love, happiness, sadness, fucked up feeling, dissapointed, etc etc. But after all, eventho there are so many wretched things happen to me, I feel I am one of the most Saturnian person in the world.

I born to a hong-kong-nese father an a sundanese mother. My father was a clothing designer and my mother is (still) a crafty mama. I lived in a joyful dream when I was a little kid, I got anything I want; sometimes even I got something not fit with my age (like example. I got my first cell phone when I was 7 years old). But yes, just like in the drama or soap opera program in the television, some disasters occured, and I lost my 'opulence'. But I'm not gonna share more about those sappy thingy.

I grew into a justice seeker and a study oriented person in junior high. I didn't cheat, I did every single of my assignment fully hearty, I'm smart, good grades, teachers love me, participated in every organizations I could handle. That was the time I tried to be the best I can; well eventho that is not me (partially). However, with all of my achievements I've done, my Mom seems not pretty much impressed at all, or if she did, she was really good to hide it.

Then, I went to senior high school. On my tenth grade, I am still all I am was in my junior high; that time I wanted to be a doctor or an engineer, simple matter, doctors or engineers are pretty much get the high praise, and they're most likely rich. Then somehow, I don't know, on my 11th grade, I fell into  this 'wicked' way of life. I knew about the online games and stuffs. I started to skip school, wasted my money on game, played a lot, and fortunately I did draw more. At first, my mom didn't protest at all, my grades still fine, what I wasted is my own money, so she didn't find it disturbing, till I got a very bad grades on my second semester when I was in 11th grade. Actually my grade doesn't that bad, but all of my friends grade were going up and left me at the bottom three at the class rank; then I fucked up.

But it seems like fortune pretty much in affair with me, I got the scholarship to be an exchange student for a year, yap then I went to the United States. One year somewhere far away from my home I started to fixing my life, thinking more about my future, and so on. That time was my prime time for loving art; I live in a artsy family but never thought that it'll be my way of life. I drew so may pictures, captured so many photos, made computerize thumbnails, tried pottery, 3d sculpture, painting, etc, and I am in love. So then after I'm back to Indonesia, I made up my mind and really certain to take art and design major at the university, then again luck is always be my middle name, ITB accepted me, and I am officially an art student there.

Art isn't get that much praise here. But I am always proudly say that I am an art student, and yes, because of my pride, no one never try to put me down. When someone ask me what I want to do in the future I said "I want to be anything that I could enjoy my life with, and don't forget, I'll be successfull and hopefully rich so I can do anything I want." And I don't know why, nowadays anytime I meet my mom, she always show me how much she is pride of me.

The key is, do whatever you love to do the most fully hearty. Life is much more better and easier after you did :)


XoXo

May 30, 2013

Holy-Day is Coooooming!

So, hello everyone! Long time since the last post huh? I've been sooooo busy with college, tasks, assignments, tests, and deadline. And I'm proudly say, Welcome Holy-Day! And yeees, of course I have tons of plan to enjoy it!

1. Gardening
I've got a set of sunflower seeds from my senior, and yes I'll plant it! I also want to buy the other kind of seeds like kangkung or bayam seeds. I will make a mini garden on my kost-an :3 I've asked my friend's papa (who love gardening!) for advice, and he told me as many things I want to know! Getting ready for my gardening plan!

2. Be a Liaison Officer
From 3rd-9th of June, I'll be a LO for 3 chinese(s) who come here to participate a contest at ITB. I'll also take them to some of great spots here in Bandung, and be a tour guide is must be a fun thing! I love to know someone new, especially someone who come far away to Indonesia :3

3. Knit knit knit!
And yes, I love knitting! I plan to make few knitted pencil cases so I can sell it.

4. Damel 2nd Production
I own a business called Damel. We sell handmade genuine leather wallet, and the 2nd production will be held during this holiday :)

And that's all my plan, I may have some the other impulsive plans, and I can't wait :3 anyway I think I'll start do some reccomendation too later!

On august also, I'll enroll a sundanese dances course at Gelanggang Pemuda Bandung, soooo excited!

Yep that's all, next time next stories okaaay :*
Love y'all!

March 3, 2013

Kemana aja hei??

Haiiiiih, ampun aku lama banget ngga nulis ya.... Dan sekarang kenapa udah bulan maret aja??????? Jadi kamu teh kemana aja, Ly?

Oke ampun, seperti yang aku bilangi di postingan kemaren, aku lagi sering sakit nih, kemaren aja baru sembuh dari flu dan alergi (another illnesses hm), tapi selain itu aku emang lagi mumet aja, hahahaha, jadi males nulis blog (maaf). Banyak banget kejadian yang terlewat yang ngga sempet aku ceritain di sini, di antaranya...........

Studio Kriya Keramik sudah jadi puing. Yap, tempat kuliahku tersayang, tempat nginepku kalo lagi ada deadline sekarang udah hancur......
hiks!
Kita dipindahin ke ruangan yang JAUH lebih kecil di belakang gedung sarana prasarana... Tapi Insya Allah segala keterbatasan ini ngga akan menghalangi kami mahasiswa kriya keramik untuk berkarya (yeah!). Teruuus, sekarang udah Maret, dan seleksi AFS udah buka pendaftaran, jadi aku lagi agak ribet ngurusin ini itu hehehe. Kebetulan sekarang aku jadi admin official twitternya bina antarbudaya bandung (@binabudbdg) dan bertanggung jawab sebagai penanggung jawab artistik di open house AFS awal april nanti hohohoho.
Terus cerita apa lagi yah, hem? itu dulu deh.....




ps : 20 hari lagi aku akan meninggalkan umur 20, HIKS!



adios!

December 22, 2012

December 22, 2012

Well, seems like we past the 21st Dec doomsday, hahaha.. HAPPY DECEMBER 22 everyone! I'm done with the 3rd semester of college (hoping my tests are well scored :p). Christmas is nearly comes!Also...

Happy mothers day, Bu! (Haha Ibu aku cantik yah). Keep crazy and stay aweeesome.

In addition, my good-good-friend Bebop is on vacation, he is off to China whoop whoop!

Have a super safe trip, Bop! See you next year!

November 3, 2012

A Girl You Should Date

Date a girl who reads.

Date a girl who spends her money on books instead of clothes. She has problems with closet space because she has too many books. Date a girl who has a list of books she wants to read, who has had a library card since she was twelve.

Find a girl who reads.

You’ll know that she does because she will always have an unread book in her bag. She’s the one lovingly looking over the shelves in the bookstore, the one who quietly cries out when she finds the book she wants. You see the weird chick sniffing the pages of an old book in a second hand book shop? That’s the reader. They can never resist smelling the pages, especially when they are yellow.
She’s the girl reading while waiting in that coffee shop down the street. If you take a peek at her mug, the non-dairy creamer is floating on top because she’s kind of engrossed already. Lost in a world of the author’s making. Sit down. She might give you a glare, as most girls who read do not like to be interrupted. Ask her if she likes the book.
Buy her another cup of coffee.
Let her know what you really think of Murakami. See if she got through the first chapter of Fellowship. Understand that if she says she understood James Joyce’s Ulysses she’s just saying that to sound intelligent. Ask her if she loves Alice or she would like to be Alice.
It’s easy to date a girl who reads.

Give her books for her birthday, for Christmas and for anniversaries. Give her the gift of words, in poetry, in song. Give her Neruda, Pound, Sexton, Cummings. Let her know that you understand that words are love. Understand that she knows the difference between books and reality but by god, she’s going to try to make her life a little like her favorite book. It will never be your fault if she does.

She has to give it a shot somehow.
Lie to her.
If she understands syntax, she will understand your need to lie. Behind words are other things: motivation, value, nuance, dialogue. It will not be the end of the world.
Fail her.
Because a girl who reads knows that failure always leads up to the climax. Because girls who understand that all things will come to end. That you can always write a sequel. That you can begin again and again and still be the hero. That life is meant to have a villain or two.
Why be frightened of everything that you are not? Girls who read understand that people, like characters, develop. Except in the Twilight series.
If you find a girl who reads, keep her close. When you find her up at 2 AM clutching a book to her chest and weeping, make her a cup of tea and hold her. You may lose her for a couple of hours but she will always come back to you. She’ll talk as if the characters in the book are real, because for a while, they always are.


You will propose on a hot air balloon. Or during a rock concert. Or very casually next time she’s sick. Over Skype.

You will smile so hard you will wonder why your heart hasn’t burst and bled out all over your chest yet. You will write the story of your lives, have kids with strange names and even stranger tastes. She will introduce your children to the Cat in the Hat and Aslan, maybe in the same day. You will walk the winters of your old age together and she will recite Keats under her breath while you shake the snow off your boots.
Date a girl who reads because you deserve it. You deserve a girl who can give you the most colorful life imaginable. If you can only give her monotony, and stale hours and half-baked proposals, then you’re better off alone. If you want the world and the worlds beyond it, date a girl who reads.
Or better yet, date a girl who writes.
– Rosemarie Urquico –

Well, i found this on Miss Chesie's blog, and I totally agree with this one! My favorite part? I put yellow highlight on it so you better find it.

Anyway, Miss Chesie is currently doing a giveaway thingy, collaborating with Kak Puri from Ideku Handmade, come on and join, you gotta want to have one of her cute simple handmade tote bags for sure. Just click here for the detail, and make sure you're in!

So hell-o, I am a fancy bookworm and also a massive writer, does anybody interested on dating me? hehehe kidding. Happy November and enjoy!

October 27, 2012

October Postcards :)

Yes, I bet you've read the title :) I got two postcards this month. Both comes from European land and of course those are very special.

The first one comes from my senior in college, her name is Kak Dinda. She is now taking her master degree in Milan, Italy. Kak Dinda is very sweet, and such a lovable senior, and I really miss her.



The second one comes from my very first ex-boyfriend, Radit. Well he is actually going to Nanyang Technological University Singapore, but now he is on his exchange semester in Jönköping, Sweden. It's been a long time since the last time I met him (around 2008). We didn't talk or communicate that much after that, but when I asked him to write me a post card, he did it willingly and I feel flattered :) Hope we can see each other again soon (someday), I hope :D


And yes, I am intended to write them back. Besides these 2 people I'm gonna write, there are also another 2 who I'll send a post card to. The first is Kak Fanni from 'card to post' community, and the other is one of my newest good friend, Bebop :) 

I love post card-ing and writing a letter as well as receiving it of course :) Want to write me also? I would really love to read your post card/letter, and yeees I will write you back, promise :)))

Anyway, today is national blogger day, I am so happy that I have time to updating my blog.

That's all for today, ciao!

August 3, 2012

Aku seorang mahasiswa.

Halo, maaf ya lama ngga nulis..........
Ya seperti yang temen-temen tau dari postingan aku sebelumnya, aku sibuuuuuk banget kerja.. Ini aja sempet-sempetin nulis dulu sebelum siap-siap menjalani hidup lagi hari ini... sampe maleeeem haha.

Saat ini aku mau mencurahkan sedikit isi hati nih, curhat lah gaulnya hahaha. Setelah lebih dari satu setengah bulan kerja jadi karyawan, aku akhirnya menemukan titik jenuh! Yap aku udah jenuh dengan kerjaanku dan ngerasa, 'this is not me' banget. But I am not a quitter, jadi biarpun aku mengeluh, aku tetep ngejalanin kerjaanku sampe kontrakku akhir Agustus ini berakhir, huaaa doain ya biar aku bisa survive.

Kerja jadi karyawan nyadarin aku bahwa, aku ini seorang mahasiswa. Menjadi mahasiswa dan bisa menempuh pendidikan adalah hal yang nikmat luar biasa dan aku tambah bersyukur bisa masuk universitas dan program studi yang 'aku' banget. Aku cuman ngga kebayang jadi seperti temen-temen dan seniorku di Matahari yang hidupnya adalah 'Matahari', aku standing applause banget buat mereka. Aku jadi sadar, hidup itu harus bener-bener dimanfaatkan, bukan hanya dimanfaatkan untuk cari uang tapi juga untuk menemukan dan menjalani 'hal yang betul-betul kita nikmati'. Aku, kalaupun misalnya digaji 10x lipat dari sekarang dengan pekerjaan yang sama, aku tetap ngga mau, aku mau pekerjaan yang bikin aku bahagia biarpun mungkin fee nya ngga seberapa.

Bekerja sekarang bener-bener pelajaran hidup bagi aku. Gimana kita harus sabar dan jangan cepat menyerah. Bagaimana kita melihat kehidupan orang lain yang mungkin kehidupannya beda sama aku yang seorang anak kuliahan. Di tempat kerja aku banyak nyemangatin temen-temen kerjaanku (yang rata-rata umurnya lebih muda dari aku) buat lanjut sekolah supaya bisa 'maju' hidupnya, dan alhamdulilah banyak yang sepertinya terbujuk dan mau coba daftar kuliah dan snmptn tahun depan.

Sekarang tuh ya, setiap aku ngelewat kampus sekedar buat ke atm atau ke bank nya ya, aku ngerasa sediiiih dan kangen banget, dalem hatiku tuh ngomong "Harusnya aku ke kampus... Harusnya hidupku di sini..." Haha sabar ya, Ly, akhir Agustus perkuliahan udah mulai lagi kok :)

Aku terima kasih banget sama temen-temenku yang tetep nyemangatin aku buat jangan menyerah. Yang tetep support dan hibur aku kalo aku mau berangkat kerja males atau pulang kerja capek. Terima kasih terutama buat temen-temen sekosanku para aktivis kampus, Iman sama Jamika yang setia menyapaku sebelum pergi kerja dan seusai pulang kerja. Dan juga terima kasih teramat sangat banyak buat kakak seniorku yang belakangan ini sering banget dukung dan bantu aku, Kak Imam alias Papus.

Aku harus bisa. It less than a month. Yes. Pray for me.

April 20, 2012

Bagaimana kita menilai sebuah karya?

Aku selalu inget perkataan guru seni ku waktu di Amerika, "Setiap orang memiliki gaya berkarya yang berbeda, dan untuk karya-karya dari otak-otak yang berbeda itu standar penilaiannya tidak bisa disamakan." Yap, beliau selalu memberikan nilai 100 untuk setiap siswa yang mengumpulkan tugas dan menyelesaikannya tepat waktu, beliau percaya bahwa setiap orang memiliki kapasitas dan effort yang berbeda-beda, tapi intinya asalkan mereka niat dan sepenuh hati mengerjakan tugasnya, mereka pantas mendapatkan nilai 100. Guruku Mr. Evans memang luar biasa, dan justru karena metode mengajarnya yang seperti itulah, murid-muridnya menjadi respek dan semangat mengerjakan tugas-tugas yang bervariasi dan terkesan 'aneh-aneh'. Beliau juga memberi kebebasan bagi murid-muridnya untuk mengeksplorasi baik bahan, media, gaya, dan lain-lain, untungnya di Amerika semua media eksplorasi tersebut dimodali oleh sekolah.

Mungkin karena kata-katanya yang menurut aku 'luar biasa' dan selalu terngiang-ngiang itu, aku jadi tidak pernah marah kalo dosenku sekarang memberi nilai yang 'tidak bagus' untuk karyaku. Aku tau aku berbeda, mungkin berbeda persepsi dengan para dosen sehingga nilaiku tidak sebegitu 'wah', tapi aku selalu yakin, asalkan aku mengerjakannya sepenuh hati, nilai karya itu adalah 100 buatku. Toh yang aku butuhkan bukan nilai tapi pengalaman membuat.

Satu lagi perkataannya yang membekas di ingatanku...
"Lily, you're not less talented than the others. You are just have different style. So never think small of yourself, always proud for what have you done with all of your heart, because that is the real art is."

Oh iya kalo mau liat video interviewku sama Mr. Evans dulu, monggo klik di sini :)

Ayooo Lily TPB tinggal 2 minggu lagi! Fighting!!

February 17, 2012

I really trying

I know I can't be a quitter forever.
I'm going to open my mind and my heart.
Trying to bury my miseries, bad memories, and my darkest mistakes.
I know all of those will never gone...
Those all parts of my life, things that make me 'ME'.
What I'm gonna do is learning from my past,
Take the good stuffs, and leave the bad ones.

I still have that feeling, but as someone said to me,
"Try to find your own happiness, your happiness is in your hand, not depending on anybody else."
I will remember that.
Yes, I tend to be happy

So I'll start to make up my life.
Thank you for people who always on my side.

I love you all :)


Lily

December 24, 2011

Quilt

I bought some scraps fabric, but unfortunately, I dislike the variations, so I made quilt out of it. Still don't know what I should make with this one though..

I might just hang it on my wall?

Anyway I'm planning to enroll a knitting course in January, and I'm so exciteeeed :)

December 20, 2011

Bye my room! (for a while)












I gotta go to Jakarta this evening. Will be back here to Bandung probably in January... Hoping to get something to do there, probably go get a part time job? I've sent my CV already to my Mommy's friend, I really need fresh cash because My friends and I are planning to go on vacation together, hmmm Yogyakarta sounds good?

So, goodbye my roomyroom, take care! Love ya!

December 14, 2011

Soridorimori

Kawan-kawan maafkanlah diriku yang sedari kemarin postingannya galau ala abg labil gitu (eh gue emang masih abg deng). Sekarang juga masih sering stres sih, terus meledak-ledak tiba-tiba gitu. Saking galaunya minggu kemaren aku 2x nyubuh di McD, dan hampir setiap hari pergi entah kemana meninggalkan kamar kos yang sekarang hampir mendekati definisi 'berantakan'.

Hmmm gimana ya, aku sendiri bingung menjelaskan definisi galauku. Pokoknya ya tingkat dewa lah, soalnya aku sampe potong rambut yang tadinya panjaaaaaannnnggg, jadi pendek gitu... Jadi rambut Dora (lagi-lagi model rambut ini).
Dari begini



Jadi gini (maap belum punya foto sendiri berambut pendek)

Terus aku dikatain jelek dan muka lebar dengan rambut ini, tapi yasudahlah~ Aku juga bikin tindik baru di telinga, jadi sekarang di masing-masing telinga ada 2 tindikan lalalala~ Hahaha galau abis ngga sih gueee? Tapi memang sih apapun yang akan aku lakukan, galaunya bakalan stay aja di situ terus, ngga akan pergi-pergi, kecuali kalaaaaaaaaau hahaha ngga tau deh ah.

Tapi galau itu memang menginspirasi sih ya (seperti kata salah seorang teman saya), terbukti dari dulu setiap galau aku pasti produktif membuat puisi, jadi ya emang almost all of my poems itu dibuat pake hati (serius). Duh jadi kangen lomba baca puisi, sayang ya kalo udah tua-tua gini susah cari lomba baca puisi.

Anyway bentar lagi liburr yeaaayy, aku lagi nyari kerja part time nih, doain dapet yaaaaaa :3

December 10, 2011

Untitled

Kalau itu semua emang salah saya, ya saya minta maaf.
Mungkin saya memang belum dewasa.
Mungkin saya memang tidak sebaik orang-orang lain.

Saya cuma mau tanya,
kira-kira kenapa hanya saya yang seakan 'salah'?
Itu yang masih saya pertanyakan selama ini.
Padahal mereka main juga bukan cuma sama saya.

Tapi yasudahlah,
saya minta maaf.
Saya minta maaf karena saya sudah berteman sama mereka.

Maaf ya. Maaf.

December 2, 2011

Thank You Reader!

Jumlah follower hell-olily 83???????????! What??????!!! Kadang-kadang aku suka ngga percaya gitu. Soalnya aku suka bingung juga, kenapa orang-orang baca blogku, padahal isinya...............hampir 80% curhatan ngga jelas gitu. Apa orang-orang suka ya baca galau-galau-an ku????

Awalnya blogku jadi rame itu pas aku lagi sekolah di Amerika, mungkin banyak yang ngesearch tentang pertukaran pelajar gitu terus nemuin blogku. Terus setelah aku masuk FSRD ITB juga, banyak yang main ke blog aku dan baca-baca pengalamanku di FSRD, wah padahal aku masih ijooooooooo banget haha.

Anyway aku seneng banget, soalnya aku ngga pernah 'ngejar2' orang buat jadi followerku, mereka follow dengan sendirinya aja, berarti alhamdulilah tulisanku disukain sama mereka :)

Pokoknya, makasih banget ya para reader :) Aku sayang kalian :)) Btw besok aku mau ke Jakarta ke acara OnOffID (lanjutan dari pesta blogger), doain aku pulang bawa hadiah yaaaaaaaaaaa ;) Amiiiiin

Love y'all

November 12, 2011

Pengemis? Hemmmm

Holaaaa! Hari ini aku nulis lagi, alhamdulilaaaahhh. Hari ini aku capek sekaligus seneng banget. Tadinya aku galau mau ke acara di UNPAD DU atau ikut acara ngumbar onliners sama temen-temen bloggerku yang merupakan ex-anggota Rumah Blogger regional bandung. Kita di acara ini ngomongin tentang project kita yang baru, kita mau bikin sebuah komunitas baru yang ngga cuman ngopi darat doang, rencananya tempat bernaung kita yang baru ini mau bertemakan 'Indonesia Cerdas' jadi ceritanya kita mau ada roadshow ke sekolah-sekolah di Bandung buat ngajak mereka nulis di blog :) Wah doain aja sukses ya programnya :)) Tadi di acara ini pembicara juga ada dari si @pocongg yang katanya ngetrend banget di twitter, terus ada juga dari maicih. Nah ini foto kami :)
para ex member rumah blogger bandung

Terus pulangnya, aku sama si Sapi dan Vicky main pump di super indo depan Dapla. Dan di sini aku menemukan kejadian yang aneh. Tau pump it up kan? Mainan sejenis Dance-dance revolution tapi yang panahnya miring-miring itu? Itu kan mainan mahal ya, sekali main aja berkisar antara 3000-4000 rupiah, makanya aku rada jarang main ini, padahal emang asik banget sih. Terus pas aku lagi main tadi, ada seorang anak kecil yang mungkin berusia antara 6-7 tahun, mainnya jago, tapi yang mencengangkan adalah penampilannya. Sendalnya swallow, pake baju kucel, pokoknya ya gitu deh, ini fotonya..
Dan pas aku tanya Vicky yang udah sering main disitu, ternyata nih anak adalah seorang pengemis. Dia ngemisin duit, dan duitnya dipake main pump. Yang paling mencengangkan, DIA JAGO BANGET, sampe setting-setting full mode bla bla bla (yang aku sendiri jujur ngga ngerti) aja dia ngerti. Main lagunya yang susah2, bisa double mode, dll dll. Dan kata si Vicky, masih ada anak pengemis yang lebih jago lagi. Gila aku ngga habis pikir aja, aku aja sayang gitu main pump sering-sering, mending duitnya buat makan, tapi dia... ngemis seharian dan duitnya buat main pump. Gimana ya aku miris aja gitu, pengemis kok duitnya bukan dipake makan atau sekolah tapi buat main ginian... Tapi jago.. Tapi miris.. Ah tau ah aneeeeeeehhh... Kalo orang berlebih duit sih terserah ya... Tapi ini...

Tapi aku sebel dia lebih jago dari aku huhuhuhu...

AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAHHHH PENGEN JAGO MAIN PUMP!

sekian

lily

October 10, 2011

Bule Ajaib dan Koil

Aku mau cerita pengalamanku hari Minggu kemaren, yang mungkin merupakan hari teraneh yang pernah aku lewati. Pagi-pagi jam setengah enam aku udah nongkrong di McD simpang dago soalnya mau jualan di car free day buat danus wisuda FSRD. Aku dan teman-teman jualan pol-polan di cfd sambil teriak-teriak. Nah pas jam 10 pas cfd nya udahan kita masih ada jualan yang nyisa, ada yoghurt sama kue-kue gitu, akhirnya kita ke ITB dan bermaksud menjajakannya di kampus tercinta.

Singkat cerita, tibalah di ITB, kita dengan PD nawarin setiap orang yang lewat, tak kenal senior maupun teman seangkatan, yang penting sikat aja langsung. Dan pas lagi cari mangsa, lewatlah seorang bule, kita dengan membabi buta menghampirinya dan mempromosikan dagangan kami dengan bahasa inggris. Tapi ternyata si bule bisa bahasa indonesia, dan dia beli yoghurt sama bolen. Tiba-tiba pas kita mau lanjutin jualan dia ngomong,
"Boleh ikutan jualan ngga?"

October 1, 2011

Kesalahan yang tersimpan selama lebih dari 19 tahun

Heiho.

Jadi langsung aja. Minggu lalu abis latian gamelan, ada seorang ibu-ibu yang adalah mahasiswi s3 biologi di ITB yang lagi ngadain penelitian, beliau meneliti kekerabatan antara orang sunda dan jawa dilihat dari darahnya (gatau tuh apaan yang diliatnya) dan bentuk telinga serta wajahnya. Aku tadinya mau menjadi donatur darah (maksudnya ikutan jadi objek penelitian sang ibu) tapi berhubung aku punya darah campuran sunda, chihuahua dan golden retriever, akhirnya aku ngga bisa deh (getok aku plis).

Tapi rupanya aku tetap penasaran, akhirnya iseng-iseng aku bertanya,
"Bu, kalo cuman ngecek golongan darah boleh ngga?"
dan alhamdulilah si ibu bilang, "Oh boleh kok."
Padahal aku ngga ada keinginan khusus, aku tau golongan darahku B positif, seperti yang biasa aku isikan di biodata manapun, baik waktu AFS ke amerika, sampe ngisi form kesehatan pas mau masuk ITB.

Alhasil si ibu mengambil beberapa tetes darahku yang berharga...
dan ternyata warnyanya... merah (yaiyalah -__-'')
terus darahku ditetesin 3 macam serum gitu, dan setelah selesai, tadaaaa~
"Ya, golongan darah kamu A."

jegerrrrrrrrrrrrrrrrrr *petir menyambar*

Akupun secara spontan berkata, "Loh, golongan darah saya B, bu!"
Tapi setelah aku ingat-ingat, aku emang belum pernah tes golongan darah... Aku tau golongan darah B cuman dari si Mamah aja. Dan setelah aku sms Mamah, katanya pas di surat kelahiranku golongan darahnya B. Tapi kenapa sekarang A ya? Kira-kira siapa yang salah nih?

Atau jangan-jangan aku ketuker di rumah sakit?????

Berarti selama ini aku udah ngebohong dong ke ITB dan AFS?

yaudahlahyah...

*galau malming euweuh gawe haha*