August 17, 2015

Halo Sarjana Desain! (dan Kesan Pesan Berkuliah di Kriya Keramik ITB)


Semenjak tanggal 1 Agustus 2015 kemarin aku sudah resmi jadi Sarjana Desain (S.Ds.) dan memasuki jenjang kehidupan yang baru. Sebenarnya kehidupan yang baru ini ngga terlalu berbeda, aku sudah jadi pegawai di Growbox semenjak Januari tahun ini, yang berbeda sekarang posisinya full time dan tentunya ngga diselingi tugas akhir yang bikin pusing pala Lily. Perbedaan lainnya adalah, sekarang teman-teman kuliah aku udah pada balik ke rumahnya atau mulai bekerja di kota lain, mostly di Jakarta.
Teman-teman Agritektur datang kasih selamat, yey!
Ini dua orang yang datang nonton wisuda aku, ada Pak Bos Mas Adi dan Ibu
Aku menamatkan kuliah di waktu yang pas, pas 4 tahun, alhamdulilah lulus cum laude dengan nilai yang baik. Kalau aku boleh mengatakan, masuk dan keluar ITB dua-duanya sama-sama mudah; syaratnya satu, kerjain aja tugasnya yang bener. Sampai aku lulus sekarang pun masih banyak pertanyaan macam "Apa itu Kriya Keramik?" atau "Belajar apa di jurusan itu?" atau "Kenapa milih jurusan Kriya Keramik?" percayalah, sulit sekali memberi jawaban dari pertanyaan tersebut, karena aku juga baru bisa menjawab pertanyaan tersebut setelah masuk jurusan itu.

Tapi kenapa sih harus Kriya Keramik, Ly? Satu yang aku yakin waktu aku TPB, aku harus masuk jurusan craft/kriya. Kenapa? Simply because my hands are good with stuffs and I enjoy making things. Keputusan mengambil kelompok keahlian keramik aku ambil karena aku ingin belajar sesuatu yang cukup 'alien' buatku; I can learn textile somewhere else karena pada dasarnya duniaku sudah cukup dekat dengan tekstil, tapi kalau keramik aku berpikir kalau aku ngga belajar di sini aku ngga tau harus mulai darimana. With my GPA, I can choose any major in FSRD that I want, tapi aku memilih jurusan yang tidak favorit karena aku suka jadi ikan besar di kolam yang kecil. Aku rasa pola pemikiran macam itu tidak salah, peoples are different indeed, dan aku yakin aku bisa menjadi keramikus yang menyenangkan di masa datang.

I learned many things at college, dan aku merasa itu belum cukup. Aku berkeinginan untuk mendalami hal yang aku pilih untuk aku lakukan, aku ingin menempuh pendidikan master (atau mungkin doktoral) di bidang keramik. Indonesia adalah salah satu negeri yang memiliki sejarah keramik, but not so many people interested in ceramic, so why don't I be one of the master then? Aku rasa kesempatannya masih terbuka terlalu lebar dan sayang untuk sekedar dibiarkan. Jadi rencanaku sekarang adalah, sembari menunggu pembukaan beasiswa (aku akan daftar beasiswa tahun depan) aku akan bekerja dan bersenang-senang dengan baik di kota kelahiranku ini.

Anyway ada yang penasaran tugas akhir aku bikin apa ngga?
I made a set of hand knitted motifs planter with simple irrigation system!

So what's now? Sekarang aku menjalani hidup menjadi karyawan bahagia di kantor yang berbahagia! Doakan aku bisa melanjutkan sekolah lalu menjadi dosen dan pada akhirnya membuka studio+kantor pos+toko crafty ku sendiri yaaa!



Salam Manis,

Livia Meilani, S.Ds.

7 comments:

Nuke Paramitha said...

Kak Lily selamat jadi sarjana desain ya :)

Aldriana A. Amir said...

selamat lily buat kelulusannya!
wah, nanti kantor posnya bernuansa hello kitty ya.. ^^

Livia "Lily" Meilani said...

terima kasih :))))

hehe amin kayanya sih seperti itu~

Adityar | Planetyar.com said...

Lily Sarjanaaaaaa...
Congrats, Lilyyy bikin postingan dong soal tugas akhirmu fotonya kayaknya keren.

iecha mix said...

hai kak lily , kebetulan aku lagi cari tahu soal jurusan ini ,, boleh minta emailnya buat nanya2 klo boleh ? makasih

iecha mix said...
This comment has been removed by the author.
Merlina Frandez said...

Very Helpful !

Furniture Rotan Sintetis